Tips Wawancara Kerja dengan Pertanyaan yang Sulit

Interview atau wawancara pekerjaan merupakan salah satu proses penting yang menentukan dalam penerimaan karyawan baru. Sebagian dari kamu mungkin pernah melaluinya, dan seperti yang kita ketahui, terdapat berbagai pertanyaan yang diajukan dalam wawancara ini. Mulai dari seputar latar belakang diri, tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan detail pekerjaan di kantor sebelumnya, dan masih banyak lainnya. Kadang tingkat pengetahuan mengenai bidang yang berhubungan dengan pekerjaan juga ditanyakan. Misalnya jika kamu seorang developer atau programmer, seberapa baik pengetahuan kamu tentang JAVA, Security Systems ServerCloud Service, dan lain-lain. Atau jika kamu seorang Agent Call Center, seberapa baik kamu dapat melayani pertanyaan dan keluhan customer, berapa banyak tipe customer yang kamu hadapi dan bagaimana menanganinya, dll. Maka dari itu berbagai trik dan tips wawancara kerja banyak dibagikan oleh para ahli.

Selain pertanyaan-pertanyaan yang biasanya berhubungan dengan kehidupan saat ini, kadang ada juga pertanyaan yang membuat kita harus sedikit “mengawang-ngawang”. Salah satu pertanyaannya bisa jadi mengenai visi dirimu ke depan atau lebih tepatnya tentang gol karier dirimu. Ada baiknya kamu sudah mempersiapkan jawaban dari perkiraan pertanyaan yang akan ditanyakan dalam wawancara agar tidak “terpeleset”. Siapkan jawaban secara matang sebelum kamu menghadiri wawancara pekerjaan. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai tips wawancara kerja.

Melansir dari CNBC, Mary Grace Gardner dari situs The Young Professionista mengatakan ketika sebuah perusahaan bertanya mengenai tentang tujuan atau gol kariermu, maka sesungguhnya mereka ingin mengetahui seberapa lama kamu bisa bekerja di perusahaan tersebut. Perusahaan menyukai seseorang yang bisa bekerja lama dengan mereka.

Jawablah dengan yakin

Untuk meyakinkan pihak HRD atau user bahwa kamu serius menginginkan pekerjaan di sana, kamu harus bisa mendemonstrasikan bagaimana pertumbuhan atau perkembangan dirimu bersama perusahaan.

“Jabarkan tujuan karirmu sehingga visi yang kamu punya dan perusahaan terlihat punya kesamaan dan sangat berhubungan dengan jabatan atau posisi yang kamu lamar,” menurut Roy Cohen, career coach sekaligus penulis buku “The Wall Street Professional’s Survival Guide”.

Angela Copeland, seorang career coach lainnya, menambahkan bahwa pelamar juga harus berhati-hati agar tidak terlihat terlalu bersemangat dengan menjabarkan satu gol karier, tapi terlihat kurang tertarik dengan posisi yang dituju. Penting juga untuk menghindari kesan bahwa sebenarnya kamu tidak tahu apa yang sebenarnya kamu inginkan di masa depan. Kesan ini akan mengurangi nilai dirimu di mata perusahaan.

Semoga tips wawancara kerja ini bisa membantumu dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi wawancara pekerjaan dan kamu berhasil mendapatkan pekerjaan impianmu. Selamat berjuang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *